KAB. TANGERANG - TangtaraNews | Sinergitas ulama dan umaro adalah kerja sama antara pemuka agama (ulama) dan pemerintah atau pemimpin negara (umaro). Keduanya saling mendukung untuk menjaga moral masyarakat, menciptakan perdamaian, serta merawat persatuan dan keutuhan bangsa.
Dalam mewujudkannya, Pemerintah Kecamatan Gunung Kaler dipimpin Sekretaris Kecamatan Gunung Kaler H. Subhan, S. Sos, S. Ip, M. Si didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Faisal Yusuf, SE
Hadir pula Kasubag Perencanaan dan Keuangan H. Mulyana, SE beserta Ketua FKDM Ajat Sudrajat turut hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hasanah Kp. Pasir RT. 007/002 Desa Gunung Kaler Kec. Gunung Kaler Kab. Tangerang. Sabtu, (19/9/2026).
Sekcam Gunung Kaler H. Subhan, S. Sos, S. Ip, M. Si., dalam sambutannya, mengajak warga untuk terus jaga ukhuwah dalam meningkatkan sendi-sendi agama diwilayah Kec. Gunung Kaler dan sekitarnya.
"Atas nama Pemerintah Kec. Gunung Kaler kami mengajak kepada warga, baik ibu-ibu dan bapak-bapak untuk terus tingkatkan ukhuwah dengan terus gaungkan sendi-sendi agama dengan rutin ngaji bersama-sama," Tuturnya.
Sementara, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kec. Gunung Kaler Faisal Yusuf, SE memberikan arahan tentang keluhan masyarakat tentang warga yang belum dapat Bantuan sosial dan desil tinggi.
"Terkait keluhan warga yang katanya masih ada yang belum pernah mendapat bansos, itu ada kaitannya dengan desil, bisa jadi desilnya diatas 5, jika desilnya sudah dibawah 5 silahkan ajukan kembali ke operator DTKS di Kantor Desa, dan untuk insentif Guru ngaji dan Marbot Masjid/Musholla, itu ada programnya, usulkan juga melalui pemerintah Desa," Terangnya.
Hadir dalam acara Maulid selain Sekcam dan Jajaran, ada pengasuh Majelis Ta'lim Nurul Ibtida KH. Gulamudin, M. Si, tokoh masyarakat H. Suminta, Pimpinan Majelis Ta'lim Nurul Ibtida Hj. Sanah beserta jama'ah, Pimpinan Majelis Ta'lim Hj. Masturoh beserta jama'ah dengan tausiyah diisi oleh Ustadz Zainul Iroqi (Ki Galon).
Diakhir acara, ditutup dengan acara kuiz oleh Sekcam Gunung Kaler dan tausiyah kedua oleh KH. Gulamudin, M. Si.
AS

